Shin Tae-yong Bangun Timnas Versi Persija Jakarta, Siapa Saja Eks Anak Asuhnya yang Kini Berseragam Macan Kemayoran?
Kedatangan Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta membuka peluang reuni dengan sejumlah pemain yang pernah diasuhnya di Timnas Indonesia. Selama menangani skuad Garuda pada 2020–2025, pelatih asal Korea Selatan tersebut bekerja dengan banyak pemain lokal maupun naturalisasi. Kini, beberapa di antaranya kembali berada dalam satu tim dengannya, tetapi kali ini di level klub. Situasi tersebut membuat Persija menarik perhatian karena memiliki sejumlah pemain yang sudah mengenal metode latihan dan pendekatan taktik Shin Tae-yong.
Salah satu nama yang menonjol adalah Rizky Ridho, bek yang menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong. Ridho telah bekerja sama dengannya sejak level kelompok usia sebelum mendapat peran di tim senior. Selain Ridho, ada Witan Sulaeman, pemain sayap yang juga mendapatkan kesempatan berkembang bersama Timnas Indonesia di bawah arahan Shin. Keduanya bahkan mencatat debut di tim senior pada Mei 2021 ketika Indonesia menghadapi Oman. Pengalaman tersebut menjadi modal tersendiri karena mereka sudah memahami tuntutan permainan yang diterapkan oleh mantan pelatihnya itu.
Selain Ridho dan Witan, Jordi Amat juga menjadi bagian dari kelompok pemain Persija yang pernah bekerja sama dengan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia. Pengalaman Amat di sepak bola Eropa memberikan pilihan tambahan di lini pertahanan, sementara pemahamannya terhadap karakter permainan tim nasional dapat membantu proses adaptasi di klub. Kehadiran pemain-pemain yang sudah mengenal Shin berpotensi mempermudah komunikasi antara pelatih dan skuad. Meski begitu, kesamaan pengalaman di tim nasional tidak otomatis menjamin keberhasilan di level klub, karena Persija tetap membutuhkan kekompakan dan konsistensi sepanjang kompetisi.
Dengan adanya sejumlah mantan pemain asuhannya, Persija memiliki fondasi awal untuk membangun tim dengan pendekatan yang diinginkan Shin Tae-yong. Namun, menarik untuk melihat bagaimana ia menggabungkan pemain-pemain berpengalaman tersebut dengan anggota skuad lainnya agar Macan Kemayoran memiliki identitas permainan yang kuat. Shin sendiri pernah menyatakan ketertarikannya untuk kembali bekerja dengan pemain yang pernah membela Timnas Indonesia di bawah arahannya, meskipun perekrutan tetap bergantung pada situasi dan kontrak masing-masing pemain. Apakah kedekatan tersebut akan membuat Persija semakin menyerupai Timnas Indonesia dalam gaya bermainnya? Jawabannya akan terlihat melalui performa mereka sepanjang musim.