Belum lama ini, salah satu label musik raksasa, Universal Music Group yang menaungi Taylor Swift, BTS, Lyodra dan banyak artis populer lainnya membuat surat terbuka yang ditujukan kepada para musisi dan pencipta lagu untuk stop dulu kerjasama dengan TikTok.

Waduh! Ada apanih? Penasaran gak sih Warga Kampus?
Yuk scroll sampe bawah!

Dalam suratnya itu, UMG menjelaskan bahwa mereka sedang negosiasi ulang kontrak kerja sama dengan TikTok dan mereka fokus bahas tiga masalah penting, yaitu kompensasi yang pantas buat musisi dan pencipta lagu, perlindungan dari efek buruk kecerdasan buatan atau AI, dan keamanan daring buat pengguna TikTok.

UMG menganggap TikTok berusaha membangun bisnis musik tapi nggak mau bayar nilai yang adil untuk musik itu sendiri. UMG juga bilang TikTok biarin platformnya dipenuhi rekaman yang dibuat pakai AI. Nah, pasti Warga Kampus tau kan trend cover lagu yang dibuat pake AI? Emang keliatan seru, tapi itu bisa ngerugiin musisi asli lho!

Karena itu UMG mengimbau para musisi dan pencipta lagu buat stop dulu kerja samanya sama TikTok. Surat terbuka UMG ini bikin ketegangan antara perusahaan musik sama platform digital dalam hal kompensasi dan penggunaan konten para musisinya semakin panas.

UMG juga khawatir dengan pengaruh besar TikTok yang semakin besar dalam industri musik. Meski TikTok udah jadi tempat promosi musik yang penting, UMG ingin kesepakatan kerja sama yang adil dan menghargai karya para musisi.

Langkah UMG ini bisa jadi membuka jalan perdebatan lebih lanjut soal model bisnis dan keadilan di industri musik digital. Walau pengguna TikTok bakal kena getahnya, tapi UMG juga makin keliatan serius hak para pencipta lagu.

Akhirnya pada 31 Januari 2024 kontrak UMG dengan TikTok resmi berakhir karena TikTok gak bisa memenuhi tuntutan UMG. Imbasnya lagu-lagu artis yang berada dibawah naungan UMG dihapus dari TikTok.
Buat Warga Kampus yang penasaran bisa liat suratnya dimana, klik link dibawah sini ya!

https://www.universalmusic.com/an-open-letter-to-the-artist-and-songwriter-community-why-we-must-call-time-out-on-tiktok/