The Devil Wears Prada 2 Siap Tayang, Intip Transformasi Andy Sachs dan Gaya Ikonik Para Bintang di Press Tour Global

Film The Devil Wears Prada 2 resmi menjadi sorotan menjelang penayangannya pada 1 Mei 2026. Sekuel yang hadir hampir 20 tahun setelah film pertamanya ini langsung memicu antusiasme tinggi, terutama di kalangan pecinta mode dan penggemar film klasik bertema industri fashion. Tidak hanya menghadirkan alur cerita baru, film ini juga kembali memamerkan kekuatan fashion sebagai elemen utama yang melekat pada identitasnya.

Berdasarkan sinopsis resmi, cerita kali ini akan mengikuti perjalanan Miranda Priestly, yang kembali diperankan oleh Meryl Streep, dalam menghadapi tantangan baru di tengah merosotnya industri majalah cetak. Ia harus berhadapan dengan Emily Charlton, karakter yang kini menjadi eksekutif berpengaruh di perusahaan grup mewah dan diperankan oleh Emily Blunt. Di sisi lain, karakter Andy Sachs yang dimainkan oleh Anne Hathaway juga kembali dengan perkembangan signifikan, baik dari segi karier maupun gaya berpakaian.

Menjelang perilisan, para pemain melakukan tur promosi global yang dimulai dari Mexico City. Dalam kesempatan tersebut, Meryl Streep tampil mencuri perhatian dengan setelan merah dari Dolce & Gabbana, sementara Anne Hathaway mengenakan gaun fringed dari Schiaparelli yang dipadukan dengan sabuk emas sculptural. Penampilan mereka berlanjut di acara The Stephen Colbert Show, di mana Streep mengenakan sweater cerulean khusus dari J.Crew—warna yang secara ikonik merujuk pada salah satu dialog legendaris dalam film pertama.

Tur kemudian berlanjut ke Tokyo, di mana Streep tampil dengan koleksi Chanel era Matthieu Blazy, sementara Hathaway mengenakan busana couture Valentino dari koleksi Spring 2026. Di Seoul, keduanya kembali mencuri perhatian dengan busana bernuansa merah—Streep dalam balutan Prada, dan Hathaway dengan set kulit dari Balenciaga. Setiap penampilan mereka mempertegas bahwa fashion tetap menjadi “karakter” utama dalam film ini.

Tak hanya di dunia nyata, transformasi gaya juga terlihat jelas dalam karakter Andy Sachs di dalam film. Jika sebelumnya ia dikenal dengan makeover dramatis penuh item high fashion seperti Chanel dan karya John Galliano, kini gaya Andy berkembang menjadi lebih matang dengan sentuhan “corporate bohème.” Ia tampil dengan tailoring modern seperti setelan pinstripe, dipadukan dengan elemen unik seperti tas kerja vintage Coach. Beberapa outfit lain termasuk gaun sequin dari Rabanne dan koleksi terbaru Phoebe Philo, mencerminkan keseimbangan antara profesionalitas dan ekspresi personal.

Film ini juga kembali menampilkan karakter Nigel Kipling yang diperankan oleh Stanley Tucci, yang tetap menjadi figur penting dalam dunia fashion di dalam cerita. Dinamika karakter serta evolusi gaya yang ditampilkan memperlihatkan bagaimana pengalaman masa lalu Andy di Runway tetap memengaruhi identitasnya, meskipun ia telah beralih ke jalur karier yang berbeda.

Dengan kombinasi nostalgia, perkembangan karakter, serta eksplorasi fashion yang lebih modern, The Devil Wears Prada 2 diprediksi akan kembali menjadi ikon budaya pop sekaligus inspirasi gaya global. Para penggemar pun kini menantikan momen-momen ikonik berikutnya, baik di layar lebar maupun di karpet merah sepanjang tur promosi film ini.