Bagi Warga Kampus yang suka memainkan game, khususnya role-playing game (RPG) mungkin tidak asing dengan Fallout. Series game populer yang mengambil latar post apocalypse ini, berhasil mendapatkan predikat Game Of The Year (GOTY) pada seri Fallout 3 dan Fallout 4.

Sekian lama memeriahkan dunia game, Fallout akhirnya mendapatkan adaptasi serial live action yang dirilis secara ekslusif di Prime Video. Serial ini digarap oleh Jonathan Nolan yaitu adik Christopher nolan sebagai eksekutif produser dan sutradara untuk tiga episode pertamanya. Serial Fallout dibintangi oleh Ella Purnell, Aaron Moten, Kyle Maclachlan, Moises Arias, Walton Goggins dan aktor lainnya.

Sinopsis

Bercerita tentang Lucy MacLean, yang hidup bahagia di vault 33 bersama ayah dan adiknya, salah satu bunker yang disediakan perusahaan Vault-Tec dengan tujuan untuk melindungi manusia selama ratusan tahun dari perang nuklir.

Namun pada saat pernikahan Lucy terdapat momen yang mencengangkan, segerombolan penghuni dari permukaan berhasil masuk kedalam vault dan menculik ayahnya. Lucy yang ingin menyelamatkan ayahnya, akhirnya memutuskan untuk keluar dari vault dan dari sinilah petualangan Lucy dimulai.

Cerita Baru dengan Lore yang accurate

Alih-alih menceritakan tentang gamenya terdahulu seperti The Witcher, Serial ini memutuskan untuk membuat cerita orisinal mereka sendiri dengan tetap mempertahankan unsur-unsur yang terdapat di series game Fallout. Tentu hal ini akan menjadi angin segar bagi para penonton terutama untuk kalangan veteran yang sudah lama mengenal dunia fallout maupun untuk kalangan orang awam.

Serial ini menghadirkan tiga karakter utama, yaitu Lucy Maclean, Maximus, dan Cooper Howard atau The Ghoul. Overall tiga karakter ini mendapatkan pembangunan karakter yang baik serta dapat membuat para penonton bersimpati dengan ketiga karakter tersebut.

Kreator dan para penulis berhasil menggambarkan dunia Fallout yang begitu mengerikan dan chaos dengan tetap mempertahankan aspek-aspek yang terdapat dalam universe fallout. Namun sangat disayangkan terdapat beberapa plot yang masih penuh dengan tanda tanya.

Bisa dinikmati untuk semua penonton

Meskipun serial Fallout diadaptasi dari game, namun hal ini tidak membuat Warga Kampus harus menamatkan keseluruhan series gamenya. Karena cerita di dalam serial ini masih dapat dinikmati bagi kalangan awam.

Kreator dan para penulis berhasil membuat serial yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, mereka dapat menyampaikan cerita dengan begitu baik. Dalam serial ini kita tidak hanya berfokus kepada cerita Lucy, namun juga peristiwa sebelum terjadinya perang nuklir.

Disajikan dengan visual yang menarik hal inilah yang bisa menjadi nilai plus untuk serial ini. Serial ini mampu menampilkan dunia post apocalypse dengan epik, seperti riasan make-up yang bikin Warga Kampus tercengang, set vault dan dunia yang tertata rapi, serta efek cgi yang dapat memanjakan mata.