Pesta Gelaran Kaset dikota Industri dalam Cassette Store Day Tangerang 2019

RadioBudiLuhur.com – Para pencinta kaset yang berdomisili di Tangerang akan kembali berkumpul dalam Cassette Store Day (CSD) Tangerang 2019. Tradisi tahunan ini selalu mempunyai tujuan yang sama, yaitu menjadi momentum yang tepat guna mengenang kejayaan rilisan fisik khusunya dalam format kaset. Kali ini, Cassette Store Day Tangerang akan diadakan di Sandwich Attack, Jl.Taman Hiburan No. 5, Sukasari, Tangerang pada 3 November 2019. Khusus Tangerang sendiri ini sudah tahun ke-3 perhelatan Cassette Store Day ini di rayakan.

“Cassette Store Day bukan hanya sebuah perayaan, namun sebagai pernyataan bahwa pendokumentasian album dalam medium kaset, CD atau vinyl akan meninggalkan artefak penting bagi generasi selanjutnya. Penanda kita pernah melakukan sesuatu pada jamannya. Dan itu legacy yang nyata,” ujar Fian kordinator acara Cassette Store Day Tangerang 2019.

Hingga kini, sebagian penikmat musik masih mengincar rilisan fisik dalam format kaset sebagai benda koleksi merupakan kepuasan tersendiri ketimbang mengoleksinya dalam format digital. Rilisan yang tak boleh dilewatkan pada Cassette Store Day Tangerang kali ini yaitu “Kebisingan Pancaroba yang Merongrong” karya Jimi Jazz dan EP “Monkey to Millionaire” karya Monkey to Millionaire yang dirilis oleh label independen asal Tangerang yaitu Langen Srawa Record. Sedangkan, Roaches Record yang fokus pada perilisan album musisi Tangerang, akan merilis EP perdana band Grindcore asal Tangerang , Malam Jumat yang bertajuk “Roman Sarkartis”.

Di Cassette Store Day Tangerang 2019 kali ini juga menghadirkan Penampilan dari Toast, The Cat Police, Bangkutaman x Harlan Boer, Diskoteq, Kabar Burung, Ear Guitar Club, Gulf of Meru, tidak hanya itu saja di CSD tangerang kali ini juga kedatangan band asal kota Bandung yang sedang melakukan tournya yaitu National Perk, Lightspace dan Ping Pong Club.

Dengan adanya gelaran Cassette Store Day Tangerang 2019, para musisi dan pendengar musik yang berada di Tangerang diharapkan masih tetap mengoleksi rilisan fisik dalam berbagai format khususnya pada format “kaset” di tengah maraknya berbagai platform streaming musik online.