Mahasiswa KKN Cisauk 14 Universitas Budi Luhur Berdayakan Masyarakat Desa Dangdang melalui Edukasi Lingkungan dan Penguatan Fasilitas Publik

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Budi Luhur melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Dangdang, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 19 Januari hingga 15 Februari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui Edukasi Lingkungan dan Penguatan Prasarana Berbasis Kreativitas Berkelanjutan.”

Program ini dirancang sebagai respons terhadap kondisi lingkungan desa yang masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah, minimnya fasilitas penunjang keamanan, serta perlunya peningkatan literasi masyarakat.

Edukasi Lingkungan untuk Anak Sejak Dini

Salah satu fokus utama kegiatan KKN adalah edukasi kepada siswa SDN Cicayur 2. Mahasiswa memberikan materi interaktif mengenai:

Melalui pendekatan praktik langsung dan permainan edukatif, siswa diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan serta mengembangkan kreativitas berbasis ramah lingkungan.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari siswa kelas 3 dan 4, serta dukungan penuh dari pihak sekolah.

Pembuatan Reflektor dan Penanda Jalan

Dalam upaya meningkatkan keselamatan lingkungan, mahasiswa melakukan observasi titik rawan dan memasang:

Pemasangan penanda jalan seperti Jl. H. Upni dan beberapa gang lainnya membantu mempermudah identifikasi lokasi bagi warga maupun pendatang. Program ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas serta meminimalisir risiko kecelakaan, khususnya pada malam hari.

 

Revitalisasi Pos Kamling dan Perpustakaan Mini

Sebagai program kolaboratif bersama kelompok KKN lainnya, dilakukan revitalisasi Pos Kamling di RT 06 RW 03. Pos yang sebelumnya kurang terawat kini difungsikan kembali sebagai:

Kehadiran perpustakaan mini menjadi sarana literasi alternatif yang mendukung minat baca dan pembentukan lingkungan sosial yang lebih positif.

Gotong Royong dan Penguatan Kebersamaan Warga

Selain program utama, mahasiswa juga terlibat dalam:

Partisipasi aktif warga menunjukkan kuatnya budaya gotong royong di Desa Dangdang serta keterbukaan terhadap program pemberdayaan masyarakat.

Dampak dan Harapan Keberlanjutan

Pelaksanaan KKN ini tidak hanya memberikan dampak fisik berupa perbaikan fasilitas dan kebersihan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keberlanjutan.

Mahasiswa mendapatkan pengalaman nyata dalam implementasi ilmu di lapangan, sementara masyarakat memperoleh manfaat edukatif dan fasilitas yang dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ke depan, diharapkan program-program yang telah dirintis dapat terus dikembangkan oleh masyarakat Desa Dangdang secara mandiri dan berkelanjutan.