www.radiobudiluhur.com – Conor McGregor telah kembali ke kelas ringan UFC. Seorang Petarung yang ingin mencari Gelar Juara lagi. UFC 257 mempersembahkan pertandingan antara Dustin Poirier (Dustin Poirier) vs Conor McGregor (Conor McGregor) di Battle Island di Abu Dhabi, Minggu (24/1). Para petarung telah mengadakan konferensi pers. Pertandingan ini dipastikan membawa duel yang menarik dikelas petarung ringan. Seluruh penonton akan melihat kepada Conor McGregor. Julukan ‘The Notorious’  sangat ingin kembali meraih gelar juara kelas ringan UFC, yang pernah didapatkan pada 2016 lalu.

Apalagi McGregor yang sudah menyatakan 3x pensiun, ternyata masih ada hasrat untuk Kembali ke ring Octagon ini. McGregor mengatakan kepada BBC Sports: “Saya seorang pejuang dan saya suka bertanding. Saya kembali ke kompetisi ringan karena ada begitu banyak petarung hebat.” Pria asal Irlandia itu berkata: “Jadi saya ingin membuktikan diri lagi, saya juaranya”.

Dan kini, yang dihadapkan oleh McGregor adalah Dustin Poirier, yang menempati posisi kedua di kelas ringan UFC, sedangkan McGregor sendiri berada di posisi empat di kelas ringan UFC. Ini menjadi duel yang menarik karena 2 petarung ini mempunyai pemukul kiri terbaik untuk saat ini. Walaupun banyak prediksi McGregor yang akan memenangkan duel karena banyaknya pengalaman, jangan remehkan Dustin Poirier yang sekarang.

Pada awal ronde pertama, serangan tinju dari kedua lawan saling berbalas. Takedown sempurna Dustin Poirer saat pertandingan tak berlangsung semenit pun, McGregor bertahan dan berdiri lagi. Dalam keadaan terjepit, McGregor mengangkat bahunya dan memimpin di ronde pertama. McGregor kehilangan fokusnya di ronde kedua dan membiarkan Poirier memukulnya. Lewat kombinasi tinju yang cepat, Poirier membuat McGregor kewalahan dan akhirnya jatuh ke dalam perangkap lawannya. Dan akhirnya Dustin Poirier menang TKO di ronde kedua dengan waktu  dua menit.

Dengan hasil ini, membuat rekor pertama kalinya McGregor di KO oleh lawan. Sekaligus membalas dendam Poirier yang sempat kalah oleh McGregor pada tahun 2014 lalu, dan menjadikan pertandingan yang manis oleh Poirier karena bisa mengalahkan salah satu petarung terbaik di UFC ini.