RadioBudiLuhur.com – Aktor laga bernama Jackie Chan yang sudah mendunia ini memulai kariernya di negara Hong Kong. Ia lahir di Victoria Peak, Hong Kong, 7 April 1954. Jackie Chan sendiri merupakan seorang sutradara, aktor, pemeran pengganti, produser film, aktor bela diri (Kungfu), penulis naskah film layar lebar, penyanyi dan juga aktor seorang komedi. Terkenal dalam seni bela diri (Kungfu) lelaki 66 tahun itu dapat menggunakan berbagai macam alat yang dia temukan disekitarnya dan dijadikan sebagai senjata.

Jackie Chan sendiri telah menekuni seni peran sejak tahun 1970-an, dan sudah memiliki jam terbang tampil sebanyak kurang lebih 200 film. Dia juga telah meraih banyak penghargaan salah satunya yaitu Hong Kong Avenue Of Stars dan Walk of Fame di Hong Kong. Ia memulai kariernya sejak usia lima tahun, saat itu membintangi beberapa film ternama dunia sehingga membuat namanya dikenal sebagai salah
satu aktor paling sukses didunia.

Namun seorang Jackie Chan pun banyak dibenci oleh warga negarannya sendiri karena secara terang-terangan ia telah mendukung sebuah Partai Komunis Tiongkok, dan juga pernah diminta untuk bergabung dengan badan penasehat politik partai komunis tersebut. Orang Hong Kong membencinya karena bagi Jackie Chan dia tidak meyakini bahwa sebuah kebebasan adalah sesuatu yang baik, bagi dia kebebasan akan membuat rakyat semakin susah diatur dan bertindak seenaknya saja.

Pada saat wawancara televisi tahun lalu, Ia mengkritik sebuah aksi unjuk rasa pro-demokrasi yang berlangsung selama berbulan-bulan di Hong Kong. Dia menyuarakan narasi pro-Tiongkok dan berharap
wilayah semi-otonom ini bisa berdamai kembali. Jeckie Chan pun menyedihkan hal ini karena Hong Kong merupakan tempat kelahirannya. Namun baru-baru ini juga dia menyuarakan sebuah dukungan terhadap Undang-Undang Keamanan Nasional kontroversial yang diusulkan oleh pemerintah Tiongkok.

UU tersebut melarang segala bentuk pemisahan diri, pemberontakan yang bertujuan menggulingkan kekuasaan, aksi terorisme dan kolusi dengan negara lain. Para pelanggar terancam dikenakan hukuman maksimal seumur hidup.

Jackie Chan juga ikut serta dalam menandatangani sebuah pernyataan yang berbunyi: “Kami sepenuhnya memahami pentingnya menjaga keamanan nasional di Hong Kong dan mendukung keputusan Kongres Rakyat Nasional untuk membuat Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong”.

Warga Hong Kong dan Taiwan pun mengecam habis-habisan sikap Jackie Chan dan memanggilnya sebagai “bajingan bermuka dua” dan “pengkhianat”.