107.7 FM Radio Budi Luhur Logo Mini

K-ZONE

Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi

Padepopan: Sweet Escape Hadirkan Festival Musik di Tengah Terminal Jatijajar yang Tetap Beroperasi

Padepopan: Sweet Escape akan digelar kembali pada 1 November 2026 di Jatijajar Transit Hub, Depok. Festival ini berlangsung di tengah aktivitas Terminal Jatijajar yang tetap beroperasi normal, mempertemukan musisi nasional, talenta lokal, komunitas, serta UMKM Depok dengan semangat “Datang Ringan, Pulang Senang”.

Acara yang diselenggarakan oleh Memorise Fun Club (MFC)—juga pengelola Pesta Bebas Berselancar (PBB) dan Hadjatan Keliling Kota (Djatlingko)—ini berupaya menghadirkan pengalaman festival yang lebih sederhana, akrab, dan tidak terkesan rumit.

Pemilihan Terminal Jatijajar menjadi ciri khas Padepopan: Sweet Escape. Di tengah lalu lintas transportasi publik yang terus berjalan, terminal yang biasanya hanya menjadi tempat orang datang dan pergi diubah menjadi titik pertemuan antara musik, komunitas, dan warga. Kehadiran festival di lokasi ini sekaligus mempererat hubungan dengan Depok beserta berbagai elemen lokal yang tumbuh di dalamnya.

Nosstress kembali tampil di Padepopan setelah sebelumnya hadir di Padepopan: Seragam Beragam tahun lalu. Duo musisi asal Bali ini memberikan kesempatan bagi penikmat musik di Depok dan sekitarnya untuk menikmati penampilan mereka secara langsung. Melalui lagu-lagu yang mengangkat keseharian, kehidupan, dan hal-hal sederhana, Nosstress menghadirkan nuansa musik yang hangat dan santai. Kehadiran mereka sejalan dengan semangat Padepopan: menikmati musik dengan cara sederhana, bernyanyi bersama, dan menyediakan ruang untuk bersenang-senang sejenak.

Selain Nosstress, Padepopan: Sweet Escape 2026 akan menampilkan Lomba Sihir, Sal Priadi, Nadin Amizah, Alkateri, Biru Baru, Arteeich, D’Anomali (Sunskerta, Moss & Wine, Paman Rocky), serta The Gedor. Deretan penampil ini membawa warna musik yang beragam, mulai dari karya yang personal dan intim hingga pertunjukan penuh energi yang mengajak penonton bernyanyi bersama.

Di antara musisi tersebut, festival juga memberi ruang bagi local heroes dan komunitas Depok. Bagi Padepopan, keberadaan mereka merupakan bagian penting dari cerita acara. Depok bukan sekadar tempat digelarnya festival, melainkan rumah bagi para pelaku kreatif, komunitas, dan talenta yang terus berkembang.

Selain menonton pertunjukan musik, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas kreatif dan kolaborasi komunitas yang memperkaya suasana. UMKM lokal juga turut hadir untuk meramaikan area festival sekaligus memamerkan produk serta karya pelaku usaha di sekitar Depok.

Padepopan: Sweet Escape dirancang sebagai ruang berkumpul yang menggabungkan musik dengan aktivitas lainnya. Pengunjung bisa menjelajahi area komunitas, bertemu pelaku kreatif, hingga menikmati kuliner dari UMKM lokal.

Konsep ini merujuk pada makna “padepokan” sebagai tempat bertemunya orang-orang dari berbagai latar belakang. Semangat tersebut diwujudkan melalui Padepopan: Sweet Escape sebagai ruang bersama bagi musik, komunitas, kreativitas, dan beragam pengalaman.

Melalui Padepopan: Sweet Escape 2026, Depok kembali memiliki wadah untuk merayakan musik, komunitas, dan keberagaman warganya dalam satu hari yang sederhana sekaligus menyenangkan. Pada 1 November 2026, mari datang dengan ringan dan pulang dengan senang.

Share this:

Bagikan Artikel Ini

Salin tautan di bawah ini untuk membagikan kepada teman-teman kampusmu:

Related