Studio Ghibli Disneynya Jepang

Radiobudiluhur.com-Studio Ghibli Disneynya Jepang, siapa sih pecinta kartun Jepang yang nggak tau dengan Studio Ghibli. Bahkan, yang nggak suka kartun Jepang atau anime sekali pun sebagian mengenali studio ini. Nah memang banyak yang tau dengan Studio Ghibli tapi kira – kira seberapa dalamkah pengetahuan kalian tentang Studio ini. Nah, sekarang mari kita ulik lebih dalam mengenai Studi Ghibli.

Sejarah Studio Ghibli

Studio Ghibli didirikan pada 15 Juni 1985 di Tokyo, Jepang. Pendirian ini dengan bantuan dana oleh Tokuma Shoten, sebuah perusahaan penerbit yang kantor utamanya berada di Shbdaimon, Minato, Tokyo. Didirikan oleh Hayao Miyazaki, Isao Takahata, dan Toshio Suzuki yang berawal dari kesuksesan film Nausicaä of the Valley of the Wind. Disutradarai oleh Hayao Miyazaki, diproduksi oleh Takaha dengan Suzuki juga bertugas di bagian produksi, film ini dirilis pada tahun 1984. Berawal dari film tersebut, mereka pun mendirikan Studio Ghibli untuk projek film berikutnya. Film tersebut adalah Laputa : Castle in The Sky yang dirilis setahun setelah didirikannya Studio Ghibli yaitu tahun 1986.

Nausicaä of the Valley of the Wind yang dirilis pada tahun 1984 sebelum didirikan Studio Ghibli, tetap dikenal sebagai film pertama studio tersebut. Namun film ini juga merupakan hasil dari co-produksi antara Tokuma Shoten, Hakuhodo, dan Top Craft.

Asal Nama Ghibli

Nama Ghibli berasal dari nama Arab untuk sirocco, yang dikenal juga sebagai “Angin Mediterrania” atau “Angin Panas Sahara.” Dinamakan demikian karena tujuan dari didirikannya studio film ini untuk “tiupan angin baru melalui industri anime.”  Nama tersebut juga merupakan sebuah kehormatan untuk pesawat perang Italia Caproni yang memiliki panggilan Ghibli.

Box Office

Kesuksesan Studio Ghibli dibuktikan dengan masuknya film – filmnya dibox office. Film pertamanya yang masuk kedalam Box Office adalah Kiki’s Delivery Service yang menjadi film terlaris tertinggi pada 1989 di Jepang. Kemudian, pada tahun 1991, 1992, dan 1994 terdapat 3 film Studio Ghibli yang menjadi film terlaris tertinggi pada tahunnya yaitu Only Yesterday, Porco Rosso, dan Pom Poko.

Meski demikian, film tersukses Studio Ghibli adalah Spirited Away yang dirilis pada 2001. Film ini menjadi film yang paling terlaris yang dirilis di Jepang. Kemudian, Spirited Away juga mengalahkan film James Cameron, Titanic dari jajaran teratas. Bukan hanya itu saja film ini menjadi film pertama yang meraup keuntungan US$200 Miliar sebelum dirilis di Amerika Serikat. Kesuksesan Spirited Away nggak berhenti disitu, film ini juga sukses dalam meraih piala OSCAR dalam nominasi Fitur Animasi Terbaik yang menjadikan sebagai film anime satu – satunya sampai hari ini yang memenangkan Academy Award, begitu pula dengan film yang tidak berbahasa inggris untuk memenangkan penghargaan tersebut.

Maskot Ghibli

Diabadikan sebagai mascot dari Ghibli, yap siapa lagi kalau bukan Totoro. Totoro merupakan karakter ikonik. Film My Neighbour Totoro sendiri memiliki akar dari kehidupan Miyazaki. Ibunya dirawat saat Miyazaki masih kecil, dan film ini terbentuk dari memori, kemudian realitas dan imajinasi menjadi satu kesatuan yang susah untuk dibedakan pada My Neighbour Totoro.

Museum Ghibli

Museum Ghibli atau 三鷹の森ジブリ美術館 Mitaka no Mori Jiburi Bijutsukan yang berarti Museum Ghibli Hutan Mitaka. Museum ini berlokasi di Mitaka, Tokyo, Jepang. Berisikan replika – replika karakter, scene dari film – film produksi Studio Ghibli. Oleh karena itu pasti kita akan disambut dengan lucunya Totoro, dan gagahnya Laputa, juga karakter – karakter lainnya di Museum tersebut.

Film Ghibli yang Akan Datang

Setelah vakum dalam beberapa tahun Studio Ghibli akan kembali dengan filmnya yang berjudul Kemushi no Boro atau Boro the Caterpillar. Namun tahun rilis dari film ini belum ditentukan oleh pihak Ghibli. Kemudian, Hayao Miyazaki menyebutkan bahwa film ini merupakan film produksi terakhirnya.

 

Maya Ayesha
Follow me

Maya Ayesha

Mahasiswa at Budi Luhur
Veteran directioner yang dengerin musik - musik joe hisaishi, dan suka bahasa - bahasa penjajah (Jepang & Spanyol)
Maya Ayesha
Follow me

Maya Ayesha

Veteran directioner yang dengerin musik - musik joe hisaishi, dan suka bahasa - bahasa penjajah (Jepang & Spanyol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *