RadioBudiLuhur.com – Warga Kampus, nyanyian Bengawan Solo dari Gesang yang mendunia tidak semerdu kenyataan pahit Bengawan Solo di Blora. Hal ini disadari oleh publik setelah video viral yang diunggah oleh akun Twitter resmi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Amerta, Blora, Jawa Tengah.

VIDEO TWITTER

Video yang diunggah pada Senin (25/11/2019) viral dan sukses membuat banyak pihak gerah. Hal tersebut lantas sampai ke Siti Nurbaya Bakar, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dengan adanya berita tersebut, dari Kementerian LHK telah dibuat tim untuk mendalami kondisi pencemaran.

Dari pernyataan Siti yang dikutip di artikel Kompas, yaitu Saya sudah minta Pak Dirjen (Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan) turun (meneliti di lapangan) sehingga kita nanti lihat masalahnya apa, ujarnya di Kantor Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019).

Meski begitu saat ini belum ada laporan terkait perkembangan situasi dan tingkat pencemaran. Sehingga, penyebab pastinya belum diketahui. Namun, sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan investigasi guna mencari awal permasalahan. Berdasarkan pernyataan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Ammy Rita, Bengawan Solo tercemar limbah dari industri kecil alkohol, batik, dan peternakan babi.

Terlebih lagi ada dugaan industri besar ikut andil dalam pencemaran ini. Seperti yang diketahui di sepanjang aliran Bengawan Solo terdapat 142 industri kecil yang memproduksi alcohol. Kemudian puluhan industri batik, 37 industri tahu, dan industri peternakan. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan memanggil sejumlah perusahaan yang diduga melakukan pencemaran, Hal tersebut berdasarkan indikasi – indikasi yang diberikan oleh tim LHK Provinsi Jateng. Berdasarkan pernyataan Ganjar Pranowo, Hasilnya sudah terkumpul, minggu depan kami rapatkan, kata Ganjar. Namun, Ganjar belum menyebutkan siapa yang akan bertanggung jawab.

Lantas sejak kapan Bengawan Solo mengalami pencemaran, apakah kenyataannya tidak semerdu dengan lagunya yang mendunia? Berdasarkan artikel yang diterbitkan oleh Kompas, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Amerta Blora Yan Riya Pramono mengatakan pencemaran ini terjadi hampir tiap tahun saat memasuki musim kemarau.

Maka mengapa baru sekarang pencemaran terhadap Bengawan Solo di selidiki, apakah harus viral terlebih dahulu di Sosial Media? Nah, menurut pandangan kamu bagaimana Warga Kampus?

Follow me

Maya Ayesha

Mahasiswa at Budi Luhur
Veteran directioner yang dengerin musik - musik joe hisaishi, dan suka bahasa - bahasa penjajah (Jepang & Spanyol)
Maya Ayesha
Follow me