RadioBudiLuhur.com – Jepang terkenal dengan kecanggihannya, terutama alat transportasi umum yang mereka
miliki sering menjadi panutan untuk negara lain dalam mengembangkan transportasi umum.
Contohnya Shinkansen atau stasiun bawah tanah Jepang merupakan salah satu pengalaman yang
biasa para turis ingin rasakan selain mengenal kultur lain. Nah baru-baru ini pemerintahan
Jepang sedang mengeluarkan terobosan keamanan baru yang masih dalam tahap uji coba, kira-
kira apa sih? Yuk scroll up!

Begitu banyak cara pemerintah lakukan untuk memastikan negara mereka aman. Mulai
dari kartu penduduk, memperbanyak petugas, kamera cctv, alat scanner dan masih banyak lagi
yang dilakukan demi menjaga keamanan warga negara. Pada tahun lalu terjadi peristiwa yang
kurang mengenakkan, terjadi sebuah serangan di salah satu kereta cepat yang cukup membuat
warga Jepang ketakutan. Pemerintah akhirnya berusaha memperkuat keamanan menjelang
Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade 2020, dengan alat pindai tubuh di stasiun subway.

Terobosan ini masih dalam bentuk percobaan yang nantinya akan dilakukan di Stasiun
Kasumigaseki, Metro Tokyo, yang merupakan salah satu stasiun tersibuk di Jepang. Perkiraan
setiap harinya ada 150.000 penumpang yang setidaknya masuk kedalam stasiun. Percobaan akan
dimulai sekitar tanggal 4 hingga 7 Maret, di 1 atau 2 gerbang tiket selama 7 jam. Termasuk jam-
jam sibuk, dimana biasanya penumpang akan memadati stasiun. Cara ini lebih dipilih karena
lebih mudah dan efektif, daripada mengharuskan para penumpang memberi barang bawaan
untuk dicek.

Menurut kementrian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata. Orang yang
memasuki stasiun dan tidak ingin berpartisipasi dalam masa percobaan, bisa menggunakan

gerbang lain untuk memasuki stasiun. Proses pemindaian tubuh ini dinilai efektif, karena tidak
mengharuskan penumpang untuk berhenti dan tidak memakan waktu.

Salah satu pejabat kementrian juga mengatakan, bahwa pemerintah sedang melihat
berbagai cara untuk meningkatkan keamanan termasuk yang melibatkan perangkat lain. Alat
pemindai tubuh ini akan menjadi yang pertama, dan nantinya akan dapat mendeteksi pisau tiruan
dan bahan peledak tanpa mengganggu arus penumpang yang memasuki stasiun. Untuk lebih
memperketat keamanan, kementrian memutuskan untuk melarang para penumpang untuk
membawa pisau yang tidak dibungkus kedalam stasiun dan kereta api, mulai April mendatang.

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Mahasiswa at Budi Luhur
Just a random teenage girl who love to read, writing, dancing, eat and have big desire in traveling
Sarahwinanti Pratiwi Rachmani