PEMAKAMAN JADI MUSEUM DI PUSAT KOTA

Radiobudiluhur.com – Jakarta,Hai warga kampus. Di minggu lalu melipir kasih referensi tempat hangout  yang ga biasa-biasa aja loh, yaitu ke Museum Transportasi yang berada di Taman Mini Indonesia Indah. Nah kali ini nih warga kampus, melipir bakal kasih referensi tempat hangout ke museum lagi nih, tapi museum yang kali ini nih, beda dari museum yang sebelumnya warga kampus, penasaran museum apa, ada dimana dan ada apa di museum itu warga kampus? Yuk mari simak cuplikannya…

Kali ini melipir ada di Museum Taman Prasasti yang merupakan sebuah museum cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda loh warga kampus, yang lokasinya berada di Jalan Tanah Abang No. 1, Jakarta Pusat tepatnya niih berada di belakang gedung Mahkamah Konstitusi. Museum ini nih warga kampus memiliki koleksi prasasti nisan kuno serta miniatur makam khas dari 27 provinsi di Indonesia, beserta koleksi kereta jenazah antik loh. Museum yang memiliki luas mencapai 1,2 ha ini merupakan museum terbuka yang menampilkan karya seni dari masa lampau tentang kecanggihan para pematung, pemahat, kaligrafer dan sastrawan yang menyatu niih warga kampus.

Sejarah dari museum ini nih warga kampus, pada zaman dulu merupakan pemakaman umum bernama Kebon Jahe Kober seluas 5,5 ha dan dibangun tahun 1795 untuk menggantikan kuburan lain di samping gereja Nieuw Hollandsche Kerk, yang sekarang berubah nama menjadi Museum Wayang loh warga kampus. Dan ternyata nih pada tanggal 9 Juli 1977, pemakaman Kebon Jahe Kober dijadikan museum dan dibuka untuk umum dengan koleksi prasasti, nisan, dan makam sebanyak 1.372 yang terbuat dari batu alam, marmer, dan perunggu. Karena perkembangan kota, luas museum ini kini menyusut tinggal hanya 1,3 ha saja warga kampus.

Di museum ini terdapat berbagai prasasti dari zaman Belanda dan makam beberapa tokoh Belanda, Inggris dan Indonesia atau Hindia Belanda loh warga kampus, diantaranya nih warga kampus ada A.V. Michiels (tokoh militer Belanda pada perang Buleleng), Dr. H.F. Roll (Pendiri STOVIA atau Sekolah Kedokteran pada zaman pendudukan Belanda), J.H.R. Kohler (tokoh militer Belanda pada perang Aceh), Olivia Marianne Raffles (istri Thomas Stamford Raffles, mantan Gubernur Hindia Belanda dan Singapura), Kapitan Jas, makamnya diyakini sebagian orang dapat memberikan kesuburan, keselamatan, kemakmuran dan kebahagiaan.

Di Museum Taman Prasasti Jakarta ini nih warga kampus, terdapat replika kereta jenazah yang dipakai membawa keranda mayat ke kuburan.. Selain kereta jenasah, di Museum Taman Prasasti juga disimpan peti jenazah Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohamad Hatta.

Museum Taman Prasasti ini buka setiap Selasa-Minggu dari jam 09.00-15.00 WIB aja loh warga kampus. Nah buat harga tiket masuk nih warga kampus,  dewasa Rp5000/orang, mahasiswa sebesar Rp3000/orang dan pelajar/anak-anak sebesar Rp2000, sangat terjangkau kan warga kampus… Jadi tunggu apalagi warga kampus kuy ke Museum Taman Prasasti, dan jangan lupa ya warga kampus untuk selalu menjaga kebersihan tempat wisata atau tempat hangout yang warga kampus kunjungi..

Alfed
Follow me

Alfed

Mahasiswa at Budi Luhur
Hobi makan tapi anti makan temen
Alfed
Follow me

Alfed

Hobi makan tapi anti makan temen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *