NO NO NO! Jangan Lakuin Ini Kalau Gamau Perusahaan Ilfeel Sama Warga Kampus Saat Interview

Radiobudiluhur.com – Penampilan udah fresh, otak dan persiapan udah ready banget. Tapi apa yakin bakal survive??  gimana kalau saat interview, warga kampus bikin perusahaan ilfeel?

No no no! jangan sampai itu terjadi. Diartikel kemarin baru aja diomongin  7 Cara Ampuh Untuk Menghindari ‘Kecelakaan’ Sebelum Interview nah kali ini Radio Budi Luhur bakal ngasih tau apa yang jangan dilakuin biar perusahaan ga ilfeel.

 

  1. “Bossnya disana nyebelin, gajinya kecil lagi”

Warga kampus lagi ditanya nih soal tempat kerja / magang lama yang sebelumnya. Jangan sampai warga kampus menjelekkan, atau malah memuja-muja tempat warga kampus kerja/ magang sebelumnya.

Kenapa?  kalau warga kampus terlalu menjelekkan atau mengeluh, perusahaan sudah memikirkan kemungkinan. Kalau misalnya warga kampus keluar dari perusahaan dan interview ditempat baru lagi. Bagaimana kalau warga kampus juga melakukan hal sama? bisa-bisa branding perusahaan itu jadi jelek karena ucapan warga kampus.

 

 

Terlalu memuja-muja? kalau begitu kenapa tidak disana saja? kenapa keluar? perusahaan bisa-bisa curiga kalau warga kampus, bermasalah dengan perusahaan lama. Ada baiknya warga kampus menjawab jujur, tanpa dibumbui dan tidak terlalu terbuka.

 

  1. “Saya tidak ada pertanyaan”

 

Warga kampus bingung saat disuruh bertanya? bisa-bisa warga kampus dikira tidak tertarik dengan perusahaan atau terlalu pede, ini bisa menjadi nilai minus. Sebaiknya selain mencari tahu soal perusahaan, warga kampus bisa menyiapkan 1-2 pertanyaan yang terlebih dahulu, terutama tentang posisi yang diinginkan.

 

 

Atau sebaliknya terlalu banyak nanya? apalagi kalau pertanyaannya ga penting, atau sebenarnya sudah tercantum atau bahkan itu hal yang sudah seharusnya warga kampus tahu sebelum melamar disana! duh duh yang diinterview sebenarnya siapa, ya? yakin deh kalau begini, warga kampus gabakal dipanggil lagi sama pihak perusahaan.

 

  1. Kekurangan saya ya..saya terlalu baik”

Jangan pernah terlalu percaya diri apalagi kalau berkata seperti tadi. Perusahaan akan ilfeel, apalagi kalau warga kampus member bumbu-bumbu didalamnya. Orang yang menginterview warga kampus akan merasa tidak nyaman dan ilfeel.

Tapi warga kampus juga gak boleh terlalu merendahkan diri. Perusahaan memerlukan orang yang percaya diri, apalagi kalau warga kampus ingin menjadi announcer atau PR. Bersikaplah natural dan seperlunya saja, kalau kata pepatah “let your natural shine”. Warga kampus bisa impress perusahaan dengan cara-cara lain kok.

 

  1. “Ya ya..tidak tidak..bisa jadi bisa jadi!”

Warga kampus harus menjawab pertanyaan penting nih, jangan pernah menjawab terlalu singkat atau malah muter-muter. To the point aja, tapi semua yang ingin warga kampus bilang udah tercakup. Oh iya jangan juga memberi jawaban yang terlalu ‘normal’. Perusahaan akan bosan kalau jawaban warga kampus  itu-itu  aja.

 

Setelah banyak orang yang diinterview, pasti perusahaan berharap akan ada yang ‘beda’.Warga kampus harus bisa berpikir lebih realistis dan kreatif. Ada baiknya jauh-jauh hari sebelum interview, warga kampus coba cari-cari referensi pertanyaan apa sih yang biasanya muncul. Setelah tahu warga kampus bisa mengira-ngira, jawaban realistis dan kreatif seperti apa yang harus dilontarkan.

 

  1. Saya minum/makan dulu ya”

Warga kampus lagi interview, suasana lagi hening terus ada makanan ringan dan minuman. Jangan langsung dimakan! makanlah saat interview selesai atau saat dipersilahkan oleh orang yang menginterview.

Ada baiknya warga kampus tidak masuk keruang interview dalam keadaan lapar. Tapi makan atau minumlah makanan yang disediakan, untuk menunjukkan kesopanan.

 

  1. “Nanti gaji saya berapa ya?cuti setahun dapat berapa?”

Jangan pernah menanyakan gaji dan jatah cuti saat interview, apalagi bertanya diawal interview. Apabila warga kampus menyinggung dua hal tersebut, akan dianggap kurang sopan. Belum juga diterima/dimulai masa sudah mau bahas gaji dan cuti?

Warga kampus boleh menanyakan gaji dan jatah cuti, tapi harus orang yang menginterview yang memulai. Dalam hal ini warga kampus harus sabar sebelum orang yang menginterview membuka topik gaji dan cuti.

 

  1. “Kira-kira saya bakal lolos ga?”

 

Warga kampus ngerasa interview akan segera berakhir. Entah warga kampus ga pede atau malah terlalu percaya diri, warga kampus penasaran. Kira-kira lolos ga ya?? penasaran boleh tapi jangan coba-coba buat nanya ini saat interview!

Mungkin warga kampus penasaran banget. Tapi sabar aja warga kampus, nanti juga bakal diumumin kok!

 

  1. “Uh, summa lumma dooma lumma you assuming I’m a human”

Entah karena warga kampus terlalu gugup, semangat atau justru mau cepat-cepat selesai. Warga kampus bicara terlalu cepat. Hello, warga kampus lagi interview bukan lagi ngerapp loh.

Untuk menghindari berbicara terlalu cepat Radio Budi Luhur punya saran nih, sebelum menjawab tarik nafas perlahan lalu keluarkan. Biasanya kalau bicara cepat warga kampus dalam keadaan tidak tenang, jadi rileks saja lalu mulailah menjawab perlahan

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Mahasiswa at Budi Luhur
Just a random teenage girl who love to read, writing, dancing, eat and have big desire in traveling
Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Latest posts by Sarahwinanti Pratiwi Rachmani (see all)

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Just a random teenage girl who love to read, writing, dancing, eat and have big desire in traveling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *