Kedai Locale Menggabungkan Konsep Etnik Dan Kontemporer

Radiobudiluhur.com – Warga kampus! Melipir kali ini bakal kasih referensi tempat nongkrong yang ada di daerah Rawamangun nih warga kampus. Penasaran apa, dan bagaimana tempatnya? Kuy simak artikel berikut.

Ya warga kampus Kedai Locale, kedai yang berlokasi di daerah Rawamangun, Jakarta Timur, tepatnya di Jl. Balai Pustaka Timur No. C 6, Rawamangun, Jakarta Timur. Nama ‘Locale’ tercetus ini nih warga kampus karena mengangkat tema lokal yang mengusung makanan, camilan, kopi, dan minuman lainnya khas Indonesia. Cindy Wijayanti, Marketing and Design Kedai Locale, Melihat potensi yang besar di bisnis kopi, Cindy memberanikan diri untuk membuka sebuah usaha yang mengangkat kopi sebagai komoditi utama nih warga kampus. Menurut Cindy, kuliner Indonesia memiliki keunikan tersendiri terutama dari penggunaan rempah-rempah sebagai pencipta rasa loh warga kampus.

Konsep dari Kedai Locale  ini niih warga kampus yaitu menggabungkan konsep etnik dan kontemporer. Gaya kuliner kontemporer dipilih oleh Cindy karena dianggap mengesankan tampilan yang unik dan moderen, namun tetap mengedepankan sisi tradisional warga kampus. Menurut Cindy, Cindy ingin mengangkat citra makanan Indonesia lebih baik lagi warga kampus. Tantangan justru datang pada bagaimana menggabungkan kesan etnik dengan kontemporer baik dari sisi produk maupun interior Kedai Locale nih warga kampus.

Tanah Indonesia yang subur serta letaknya yang berada di garis khatulistiwa menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara penghasil kopi utama di dunia loh warga kampus. Identitas Indonesia yang baik ini tentunya tidak disia-siakan oleh Cindy yang dengan bangga menggunakan biji kopi asli Indonesia untuk usahanya ini, seperti biji kopi Sumatera Gayo Mountain, Mandheling, Toraja, Flores dan lain sebagainya. Diyakini oleh Cindy, kopi Indonesia memiliki keunikan tersendiri baik dari acidity level, aroma, dan karakter rasa sehingga dapat menciptakan minuman kopi yang sempurna warga kampus.

Biji kopi tersebut dapat diolah menjadi minuman yang special, antara lain Black Coffee Manual Brewed, Cappucino, Hot Ginger Latte, Avocado Coffee, dan lain sebagainya. “Orang Indonesia banyak yang menggemari durian sehingga timbul ide dengan memadukan kopi yang diproses secara manual brewed dengan rasa durian yaitu Durian Coffee. Minuman ini cocok sekali bagi pengunjung yang ingin menikmati kopi dengan sensasi unik,” ujar Cindy. Selain rasa Durian Coffee tersedia pula kopi dengan strawberry dan avocado.

Selain kopi nih warga kampus, Kedai Locale memiliki Ginger Based Drink yang terinpirasi dari minuman tradisional Indonesia yang menggunakan sari jahe alami seperti Angsle Locale, Es Cincau Jahe, Es Cendol Latte, dan Milk Ginger Tea. Yang paling favorit nih warga kampus adalah Es Cincau Jahe Locale yaitu perpaduan dari wedang jahe, santan dan cincau membuat rasa minuman ini semakin nikmat loh warga kampus.

Jika menginginkan minuman pengganjal perut, Kedai Locale memiliki Angsle Locale yaitu wedang jahe dengan topping potongan roti dan kacang tanah serta cendol. Ini termasuk kreasi yang cukup populer dan unik di sini niih warga kampus. Sengaja dibuat menarik untuk memberikan nilai lebih kepada para pengunjung setia Kedai Locale. Tersedia minuman umum lainnya bagi pelanggan yang menyukai rasa-rasa segar fruity seperti Orange Creamcycle, Ice Blended Lychee, Lemonade, Lychee Tea dan beberapa pilihan Mocktail.

Bergaya kontemporer berpengaruh pada gaya makanan yang ditawarkan Kedai Locale warga kampus. Beberapa makanan tradisional dikombinasikan dengan kuliner luar negeri, seperti Bakwan Jagung Salsa, bakwan jagung yang fresh dengan jagung manis pilihan tak ketinggalan cocolan bumbu Salsa khas Mexico. Dari bakwan jagung sendiri digoreng dengan metode deep fried sehingga bertekstur crunchy makin lezat dengan cocolan bumbu Salsa yang rasanya sedikit pedas, asam, dan gurih sehingga sangat klop dipadukan loh warga kampus.

Camilan lainnya ada Locale Fried Platters yang berkonsep goreng-gorengan terdiri dari tempe goreng, bakwan sayur, tahu goreng, misro, combro dan risol lengkap dengan cocolan sambal goreng khas Locale. Selanjutnya Perkedel keju yang terbuat dari mashed potato dan keju sebagai isian serta Tape Rock n Roll, tape manis yang diolah sendiri dengan kulit luar yang garing. Dengan porsi yang asik untuk kongkow-kongkow, lagi-lagi camilan ini dilengkapi dengan cocolan saos yaitu saos caramel dan saos vanilla.

Kedai Locale buka setiap hari dari pukul 07.30 – 23.00 WIB looh warga kampus. Untuk soal harga, tidak perlu khawatir dan galau warga kampus, harga di Kedai Locale sangat terjangkau, sangat pas untuk kantong mahasiswa seperti kita niih warga kampus. Jadi tunggu apalagi niih warga kampus, kuuy ajak teman, sahabat, ataupun pacar warga kampus ke Kedai Locale. Kedai Locale rasakan sensasi nongkrong yang berbeda.

 

Alfed
Follow me

Alfed

Mahasiswa at Budi Luhur
Hobi makan tapi anti makan temen
Alfed
Follow me

Alfed

Hobi makan tapi anti makan temen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *