Dara Puspita Band Perempuan Pertama Yang Mengurai Sejarah

Radiobudiluhur.com– Dara Puspita band perempuan pertama Indonesia yang eksis pada tahun 60an bergenrekan Rock n Roll merupakan sejarah membanggakan di Industri musik negeri. Grup band yang berawal  pada era Soekarno dimana saat itu  dilarang hal – hal berbau kebarat – baratan yang dianggap bentuk dari penyakit mental, kemudian membawa konser mereka pada tahun 1965 berakhir dalam kerusuhan dan interogasi kepolisian selama sebulan. Setelah itu, Dara Puspita terbang ke Thailand dan menunggu jatuhnya era Soekarna untuk kembali pulang ke tanah air.

Band yang berasal dari Surabaya yang berformasikan Titiek AR pada gitar melodi, Lies pada Bass, Susy Nander pada drum, dan Titiek Hamzah pada bass sekaligus vokal, telah melebarkan sayapnya melintasi benua pada masanya. Pada Juli 1968, Dara Puspita berangkat ke Eropa untuk melaksanakan turnya namun sebelum itu mereka terlebih dahulu melakukan konser di Iran yang disambut meriah, bahkan seorang pangeran dari Kerajaan Iran pada kala itu meminta dinyanyikan lagu Kakatua. Dari Iran mereka menuju Jerman Barat dan Turki, kemudian ke negara – negara  dan kota – kota lainnya. Dengan kepiawannya Dara Puspita berhasil mengadakan lebih dari 250 pertunjukan di 70 kota besar dan kecil. Dara Puspita kembali ke Indonesia pada 3 Desember 1971, disambut dengan antusiasme yang tinggi.

Dengan musik – musik yang spektakuler dan sejarah yang terurai dengan lika – liku cerita menarik juga tak terlupakan terbentuklah Flower Girls. Grup band yang beranggotakan Yuyi Trirachma (bas dan vokal), Tika Pramesti (drum dan vokal), Tanya Ditaputri (gitar dan vokal), dan Rika Putrianjani (gitar dan vokal) sengaja dibentuk untuk tribute terhadap Dara Puspita dan juga untuk mengisi Europalia Arts Festival dimana sesi pameran seni kontemporernya, pada bagian musik memiliki tema 60’s and 70’s Indonesian Rock n Roll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *