RadioBudiLuhur.com – Badai topan Taifun telah melanda Jepang bulan lalu, dan mengakibatkan kerusakan yang cukup parah. Total lebih dari 30 ribu rumah rusak parah, dan juga terputusnya jaringan listrik. Namun belum selesai sampai disitu, badai topan kembali melanda Jepang. Tepat pada 11 Oktober kemarin pemerintahan Jepang mengeluarkan status bahaya tingkat tiga untuk daerah Tokyo dan sekitarnya, dan status bahaya tingkat empat untuk daerah Kanagawa dan sekitarnya. Hal itu membuat warga diharuskan mengungsi dari Kanagawa, walaupun badai saat itu belum sepenuhnya sampai. Untuk badai topan, Jepang memang mempunyai 5 tingkatan bahaya, dengan 1 paling rendah dan 5 paling tinggi. Kira-kira apa saja yang terjadi? Yuk scroll up!

 

Badai Topan Hagibis

Badai topan kali ini bernama Hagibis dan akan datang mulai hari ini tanggal 12 Oktober. Hagibis sendiri dalam bahasa Filipina berarti kecepatan. Perkiraan badai topan Hagibis akan melahap apapun dihadapannya dengan kecepatan 240 km/jam. Badai topan akan menghantam langsung Kawasan Tokyo dan sekitarnya. Fakta lainnya warga kampus, badai topan Hagibis ini bahkan lebih besar dari negara Jepang! Diperkirakan badai topan Hagibis sepanjang 88 kilometer, dan diameter 1.400 kilometer!

Pembatalan Pertandingan dan Penerbangan


Untuk mengurangi kerusakan dan juga korban jiwa, salah satu yang dilakukan adalah dengan membatalkan atau mengundurkan beberapa pertandingan dan lebih dari 1600 penerbangan dibatalkan. Salah satu diantaranya adalah Formula Satu (F1) Grand Prix Jepang yang akan diadakan di sirkuit Suzuka, yang diundur menjadi hari minggu ketika perkiraan badai akan berhenti.

Wifi Gratis Untuk Warga

Warga Jepang dihimbau mengungsi, terutama yang berada didaerah dengan tingkat bahaya 4, dan juga dihimbau untuk tidak keluar rumah untuk tingkat bahaya 3 kebawah. Agar dapat bisa melihat berita dan berkomunikasi satu sama lain, dan kemungkinan saluran internet terhenti. Pemerintahan Jepang juga memutuskan untuk mengaktifkan wifi gratis tanpa password, dengan username 00000JAPAN.

Stok Supermarket & Minimarket Habis

Begitu banyak warga Jepang yang menyerbu supermarket dan minimarket, begitu mengetahui pemberitahuan dari pemerintah. Warga Jepang berbelanja segala macam kebutuhan dari makanan, peralatan untuk membersihkan rumah, hingga buku komik. Hal ini dikarenakan mereka harus ‘berhibernasi’ didalam rumah / sekolah (yang dijadikan tempat pengungsian) dan tidak tau secara pasti berapa lama badai akan berlangsung, dan seberapa parah kerusakan yang terjadi. Di media sosialpun ramai diperbincangkan, berbagai warga mendapati seluruh isi supermarket atau minimarket telah kosong karena telah terjual

Langit berwarna Pink

Sebelum badai topan Hagibis mulai datang hari ini. Terjadi suatu fenomena unik namun ‘menyeramkan’ di langit Jepang. Tiba-tiba saja pada sore hari, warna langit perlahan berubah menjadi warna pink keunguan. Lantas hal itu seketika menjadi viral, banyak yang memfoto dari daerah berbeda, dari Tokyo. Banyak yang mengatakan peristiwa ini sebagai ‘kecantikan yang aneh tapi begitu menyeramkan’ kemungkinan hal ini terjadi karena badai topan Hagibis yang semakin dekat.

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Mahasiswa at Budi Luhur
Just a random teenage girl who love to read, writing, dancing, eat and have big desire in traveling
Sarahwinanti Pratiwi Rachmani