7 Cara Mengatasi Stress yang Menghantui

Radiobudiluhur.com – Di Indonesia semakin banyak orang yang mengalami stres, mulai dari kemacetan yang terus meningkat hingga karena tekanan pekerjaan yang terus menghantui. Penyakit stres sendiri bisa merambat ke penyakit tekanan darah tinggi hingga stroke dan jantung . Tau ga sih warga kampus 9,1 juta orang Indonesia sudah terkena yang namanya stres!Udah gitu rata-rata orang sudah bisa mengalami stres dari remaja! ngeri ga sih?

Kalau di kantor bisa terjadi karena  selalu berada dibawah tekanan, ketidaknyamanan karena fisik atau suara ribut, hingga ancaman terhadap pegawai. Gejala stres itu sendiri biasanya ditandai dengan depresi, gelisah, gugup, tidak dapat fokus untuk waktu yang lama dan keletihan yang berkepanjangan. Warga kampus ngerasa kayak gini di kantor?

Berikut tips cara mengatasi stress dikantor

  1. “You’re just a little bit out of my limit”

Terlalu banyak pekerjaan? bingung harus mulai darimana? yuk mulai tulis dinotes atau ketik di HP warga kampus. Sortir dulu mana yang paling prioritas dan harus selesai dalam waktu dekat, dan mana yang tidak. Warga kampus juga harus membuat jadwal perkembangan walaupun didalam otak, misalnya kamis depan setengahnya sudah harus jadi atau malah sudah selesai. Dengan begini warga kampus bisa mengatasi stress dan tergesa-gesa mengerjakan semuanya.

Atau jangan-jangan, warga kampus susah untuk berkata tidak ketika dimintai bantuan? Penting banget bagi warga kampus untuk tau batas diri di tempat kerja, dan belajar untuk berkata ‘tidak’. Jika rekan meminta tolong saat pekerjaan menumpuk apalagi bukan bagian pekerjaan warga kampus, boleh kok berkata tidak. Kalau warga kampus terus mengiyakan bisa-bisa stres jadi meningkat, makanya warga kampus perlu belajar untuk berkata ‘tidak’.

  1. “Cause you’re like caffeine”

Warga kampus suka minum kopi, soda atau minuman energi hingga 2-3 kali sehari? Memang kafein bisa bikin warga kampus fokus, waspada, dan produktif dan bisa mengatasi stress sesaat. Tapi tau ga sih warga kampus? Kafein bisa ngebikin warga kampus lebih mudah gelisah dan stres. Selain itu warga kampus bakal gelisah dan gemetar kalau kadar kafein dalam tubuh turun drastis,  secara gak langsung jadi ketergantungan dan menambah stres.

Jika warga kampus biasa minum banyak kafeina, yuk kurangin perlahan. Warga kampus bisa mengganti kopi dengan teh  yang mengandung peppermint. Teh ini bisa membuat warga kampus jadi  lebih rileks, tenang dan hangat apalagi kalau warga kampus bekerja didalam ruangan yang memakai AC.

3.”You know you smell really good like a cookie jar”

Salah satu cara termudah untuk mengatasi stress, mungkin dengan mencium aroma yang menenangkan. Biasanya kalau ditempat spa pikiran bisa menjadi tenang karena bau lilin aroma terapi atau minyak yang dioleskan selain karena pijatan. Tapi gak mungkinkan ngebakar lilin aroma terapi dikantor, selain ribet juga menghabiskan tempat dan uang yang lumayan. Oh iya, warga kampus tau ga sih bau apa yang biasa dipakai ditempat spa atau bau lain yang bisa menenangkan?

Aroma lavender, melati, lemon suka dipakai sebagai bau lilin aroma terapi, pengharum ruangan, bahkan pengharum mobil. Ketiga wangi tadi memang terkenal untuk membuat pikiran dan tubuh menjadi rileks. Warga kampus bisa memakai pengharum ruangan diruang kantor bila diijinkan, atau bisa memakai memakai parfum dengan wangi yang menenangkan, atau malah bisa menaruh tumbuhan yang dikeringkan dimeja kantor.

Lanjut untuk tips cara mengatasi stress dikantor

  1. “You gotta laugh laugh laugh”

Tertawa bisa menjadi solusi mengatasi stress berikutnya. Efek tertawa akan melepaskan hormon endorfin dan dopamin di otak warga kampus, kedua hormon ini punya peran untuk membuat seseorang bahagia dan menghilangkan stres loh.

Tapi yang namanya tawa tidak bisa muncul begitu saja. Warga kampus bisa menonton video lucu  atau menonton film komedi saat jam istirahat. Warga kampus punya teman yang humoris dan punya banyak cerita lucu? coba deh spend waktu makan siang atau sekedar ngobrol bareng di pantry, dijamin stres akan segera berkurang.

  1. “Can we be friends?”

Ada baiknya warga kampus mempunyai lingkaran sosial yang baik untuk menghabiskan waktu luang bersama, terutama dikantor. Terkadang penyebab stres adalah kesepian, namanya juga makhluk sosial warga kampus perlu kehadiran orang lain dikehidupan kantor.

Dengan mempunyai teman dan mengenal rekan lain akan membuat tingkat stres menurun, kenapa? karena warga kampus akan merasa tidak susah sendirian disebabkan rekan pasti mempunyai masalah yang sama (karena berada dilingkungan yang sama). Selain itu warga kampus juga akan tertawa, atau merasa senang karena topik pembicaraan yang santai bahkan lucu.

  1. “Don’t want to hear about what kinds of foods you hate”

Makan diluar itu buang-buang waktu, uang udah gitu jadi ninggalin kerjaan.  Mungkin itu yang ada dipikiran warga kampus kalau makan diluar. Tapi tau ga sih warga kampus? walaupun makan diluar dan sendirian akan memulihkan kondisi dari stres berlebih. Kenapa? warga kampus tidak perlu memikirkan makanan apa yang akan dibawa dan pikiran akan jadi rileks meskipun duduk diluar selama dua puluh menit.

Mahal? terlalu banyak mengeluarkan uang? Radio Budi Luhur punya lagi nih tipsnya. Warga kampus bisa  bawa bekal dan makan dirooftop, pantry atau makan di kantin kantor. Selain itu coba deh makan jeruk, alpukat, kacang almond, ikan salmon atau sayur bayam. Beberapa makanan itu sudah terbukti dapat mengurangi stres jadi warga kampus bisa mengkonsumsi ini saat makan siang atau jadi camilan sekali-sekali.

  1. “You got me runnin’ runnin’ runnin’ around”

Loh kalo olahraga jadi makin capek dong, yang ada stres malah nambah. Pikiran seperti itu salah! Tubuh yang jarang berolahraga itu penyebab kenapa warga kampus cepat kelelahan dan berujung pada stres. Makanya warga kampus harus menambahkan jadwal olahraga di kegiatan warga kampus, agar badan lebih kuat dan jadi tidak cepat lelah.

Ga perlu daftar gym atau spend sehari penuh berolahraga. Jika warga kampus naik kereta dan stasiun cukup dekat dari kantor, yuk jalan kaki. Kalau cuman perlu naik 1-4 lantai naik tangga bisa kok, asalkan lagi ga buru-buru ya. Untuk warga kampus muslim, ada lagi nih caranya, warga kampus bisa sholat. Karena ketika sujud aliran darah ke otak meningkat dan mendapat oksigen yang cukup. Selain itu warga kampus jadinya akan berdoa, dan merasa lebih dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa.

 

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Mahasiswa at Budi Luhur
Just a random teenage girl who love to read, writing, dancing, eat and have big desire in traveling
Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Latest posts by Sarahwinanti Pratiwi Rachmani (see all)

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Just a random teenage girl who love to read, writing, dancing, eat and have big desire in traveling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *