1001 Cara PDKT dengan Atasan

Radiobudiluhur.com –  Pasti warga kampus inginkan naik tingkat, mempunyai lebih banyak gaji, serta tanggung jawab besar yang mungkin terlihat keren dimata warga kampus? Untuk mencapainya memang ada banyak cara. Tapi apakah bingung harus mulai darimana? apa caranya aman? berlebihan ? atau justru kurang hingga tidak ada efeknya ?

 

 

Biasanya orang akan mendekati dan berusaha mendapat perhatian atasan, agar cepat naik tingkat loh. Nah lagi-lagi Radio Budi Luhur punya tips buat warga kampus nih, yang mau  naik tingkat dengan cara tersebut. Daripada pusing sendiri dan melakukan tanpa planning, coba yuk ikutin  “1001 Cara PDKT dengan  Atasan “

 

  1. “He Said Me Have To Work, Work, Work, Work, Work, Work”

Siapa sih yang tidak suka dengan orang yang cerdas dari otak, aksi dan cara bicaranya? hal seperti itu bisa membuat atasan jadi berpikir, kalau warga kampus pasti bisa mengemban tugas yang lebih besar alias naik pangkat. cara awalnya yaitu dengan aktif dalam rapat. Untuk melakukan itu ada 3 hal yang harus warga kampus tau dan kuasai yaitu, seni berbicara,  dan lebih banyak bekerja daripada bicara.

Kenapa? atasan atau atasan pasti akan cepat menotice kemampuan warga kampus, dari cara bicara warga kampus yang intelek dan profesional. Karena warga kampus tau cara menyampaikan ide/ pendapat secara cerdas , tapi ingat! itu juga harus diimbangi dengan tindakan warga kampus dalam bekerja. Jangan sampai warga kampus memberikan banyak saran dan kritik tapi kerjaan sendiri saja belum benar, alias  tong kosong nyaring bunyinya.sip baru satu nih tips Cara PDKT dengan Atasan

       2. “I  Know  You  Can Change My Life”


Mungkin warga kampus akan merasa aneh, bingung, tidak nyaman atau ragu untuk melakukan PDKT dengan Atasan. Warga kampus harus menaruh kepentingan atasan diatas diri sendiri, terutama saat berada dikantor. Tapi cara ini bisa memperlihatkan keloyalan dan keprofesionalan warga kampus dalam bekerja.

 

 

Atasan akan merasa bahwa warga kampus punya komitmen kuat dikantor, dan patut diperhitungkan untuk menjadi ‘aset’ yang bernilai lebih tinggi. Tidak perlu melakukan hal yang berlebihan, misalnya saat atasan memanggil segera datang atau kalau ada telpon saat berbicara bersama atasan katakan, kalau warga kampus akan menelpon lagi nanti dan menyalakan mode airplane.

 

  1. “You Say Good Morning, When It’s Midnight”

Datang lebih awal dikantor memang mempunyai banyak keuntungan  untuk diri warga kampus. Dibeberapa artikel Radiobudiluhur sering menyinggung untuk datang lebih awal loh. Kali ini manfaat lainnya adalah, atasan akan melihat warga kampus sebagai pribadi yang disiplin akan waktu dan punya komitmen yang besar pada pekerjaan.

 

 

Selain itu dengan datang lebih awal bisa membuat kinerja warga kampus meningkat dan bisa jadi cara PDKT dengan Atasan. Misalnya hasil pekerjaan meningkat dan lebih cepat selesai, karena warga kampus punya lebih banyak waktu untuk mengerjakannya. Satu keuntungan lagi adalah, warga kampus jadi bisa mengistirahatkan badan terlebih dahulu dan bekerja dalam keadaan rileks dan fokus.

 

  1. “But You’re The Gossip Girl, I Thought You Were Real To Me”

Gosip, gosip dan gosip dimana-mana. Tanpa disadari ngegosip itu memang enak ya? membuat para pihak yang berbicara lebih dekat, tetapi harus menjatuhkan pihak lain yang mungkin saja sebenarnya tidak seperti yang digosipkan.

 

 

Dalam kehidupan kantor mulut, mata dan telinga memang harus banget dijaga. Atasan paling tidak suka dengan yang namanya tukang gosip. Kenapa? karena takut si tukang gosip akan menjelekkan nama atasan atau rekan lain, dan memperkeruh suasana kerja dikantor. Cara untuk menghindari gosip cukup simpel, mulai dari intropeksi diri hingga melihat lingkungan sosial warga kampus. Atau warga kampus bisa cek artikel  Peek-A-Boo dengan Si Tukang Gosip di Kantor  kalau mau tau cara-cara ampuh menghindari gosip.

 

  1. Wanna Be My New Friend, We Got A Lot In  Common”

Tidak perlu menjadi teman akrab semua orang dari atasan hingga bawahan, tapi bersikap ramah pada semua oranglah yang penting dilakukan. Selain memperluas koneksi , warga kampus akan menjadi orang yang peduli terhadap semua orang dan tidak hanya pada diri sendiri. Tetapi warga kampus juga jangan terlalu akrab dengan atasan karena bisa menimbulkan kerumitan, serta terlihat terlalu berusaha untuk mencari perhatian.

 

Lakukanlah hal simpel seperti  tersenyum, menyapa saat bertemu dan berbicara atau hal yang pantas ditanyakan misalkan hobi atau nama anak dan umur (kalau ada), setelah itu obrolan pasti akan berjalan. Tapi lihat waktu dan kondisi ya warga kampus! Kalau atasan terlihat sibuk atau lelah jangan terlalu berlebihan ya, bisa-bisa malah kena auman.

 

  1. “Things Will Change, I Will Adapt”

Warga kampus harus mempunyai sifat terbuka akan hal baru dan kemampuan cepat dalam beradaptasi, entah itu lingkungan atau pekerjaan. Hal tersebut akan membuat atasan senang dan ingat warga kampus karena hasil kerja yang baik, dan dapat bekerja dalam berbagai bentuk dan kondisi pekerjaan.

 

Warga kampus bisa langsung mengajukan diri untuk mengerjakan projek yang berbeda dari yang biasa dilakukan sehari-hari ini juga salah satu tips ampuh PDKT dengan Atasan, tapi ingat jangan setengah-setengah dalam mengerjakan atau terlalu buta mengenai topik projek ya. Selain itu warga kampus harus gesit dan cepat tanggap dalam mengerjakan pekerjaan yang dilakukan, warga kampus bisa menulis catatan agar semua pekerjaan tetap terkontrol.

 

  1. “ Calm Me Down, I’m Inside Out And Upside Down”

Ketika melakukan pekerjaan boleh memang gesit, cepat tanggap dan bertindak. Tapi ingat itu harus diimbangi dengan ketenangan dan kepala dingin, jangan sampai warga kampus jadi terburu-buru, ceroboh dan labil. Sikap dan perilaku seperti itu merupakan beberapa hal yang tidak disukai seorang atasan, pada bawahannya.

 

Misalkan saja dalam penyampaian ide dan pengambilan keputusan, jangan sampai terburu-buru hingga terkesan kurang matang dan tidak profesional. Apalagi ketika ada masalah, sangat diharapkan akan ada orang yang bisa berkepala dingin dan tenang untuk membantu mengatasi Warga kampus harus mulai belajar untuk bersikap seperti tadi, karena ketika nanti menjadi atasan akan menghadapi jauh lebih banyak tantangan yang membutuhkan ketenangan dan kepala dingin.

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Mahasiswa at Budi Luhur
Just a random teenage girl who love to read, writing, dancing, eat and have big desire in traveling
Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Latest posts by Sarahwinanti Pratiwi Rachmani (see all)

Sarahwinanti Pratiwi Rachmani

Just a random teenage girl who love to read, writing, dancing, eat and have big desire in traveling

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *